Thursday, 11 July 2013

PEMANASAN GLOBAL




PEMANASAN GLOBAL



Oleh
ARIF VISHODIK
1217021012












JURUSAN BIOLOGI
FAKULTAS MATEMATIKA DAN ILMU PENGETAHUAN ALAM
UNIVERSITAS LAMPUNG
2012



BAB I
PENDAHULUAN
1.1  Latar Belakang
Pemanasan global adalah suatu istilah yang menunjukan adanya kenaikan rata – rata suatu temperatur bumi, yang kemudian menyebabkan perubahan iklim. Bumi yang lebih hangat dapat menyebabkan perubahan siklus hujan, naiknya air laut, dan beragam dampak lainnya. Ketika para ahli berbica mengenai permasalahan perubahan iklim yang menjadi pusat perhatian adalah pemanasan global yang disebabkan ulah dari manusia..
Mungkin sulit bila dibayangkan bagaimana manusia dapat menyebabkan perubahan pada iklim dibu,i. Namun, para ahli sepakat bahwa ulah manusia lah yang memacu beasarnya jumlah gas rumah kaca dilepaskan keatmosfir dan menyebabkan bumi menjaadi lebih panas. Dahulu, perubahan iklim berjalan secara alami dengan adanya revolusi industri , manusia mulai mengubah iklim dan lingkungan. Revolusi industri adalah saat dimana manusia mulai menggunakan mesin untuk mempermudah hidupnya. Revolusi ini dimulai sekitar 200 tahun yang lalu dan mengubah gaya hidup manusia. Sebelumnya manusia hanya melepas sedikit gas ke atmosfer, namun saat ini justru sebaliknya manusia begitu banyak mengeluarakn gas ke atmosfer.
1.2  Rumusan Masalah
a.       Apa yang dimaksud dengan pemanasan global...??
b.      Apa penyebab pemanasan global..?
c.       Apa dampak dari pemanasan global ...?
d.      Apa saja solusi untuk menanggulangi  pemanasan global..???
1.3  Tujuan
-          Untuk mengetahui apa yang dimaksud dengan pemanasan global
-          Untuk dapat mengetahui apa penyebab pemanasan global
-          Untuk mengetahui damapk – dampk yang terjadi
-          Untuk mengetahui solusi dari pemanasan global


BAB II
PEMBAHASAN
A.    Definisi Pemanasan Global
Pemanasan global adalah suatu istilah yang menunjukan adanya kenaikan rara-rata temperatur bumi. Demikian halnya dengan pemanasan global, matahari memancarkan radiasinya kebumi menembus lapisan atmosfir bumi.radiasi tersebut akan dipantulkan kembali ke angkasa, namun sebagian gelombang tersebut akan diserap oleh gas rumah kaca, yaitu gelombang CO2, CH4, N2Oyang berada diatmosfer. Sebagai akibatnya gelombang tersebut terperangkap didalam atmosfer bumi, peristiwa ini terjadi berulang – ulang, sehingga menyebabkan suhu rat – rata bumi meningkat. Peristiwa ini lah yang disebut pemanasan global.

B.      Penyebab Pemanasan Global
Segala sumber energiyang terdapat dibumi berasal dari matahari, sebagian besar berasal dari matahari. Sebagian besar enegi tersebut berbentuk gelombang  pendek, termasuk cahaya tampak. Ketika energi ini sampai di permukaan bumi, ia berubah dari cahaya menjadi panas yang menghangatkan bumi. Permukaan bumi, akan menerap sebagian panas dan memantulkan kembali sisanya. Sebagian dari panas ini bersifat radiasi infra merah gelombang panjang keluar angkasa. Namun  sebagian panas tetap di terperangkap diatmosfer bumi akibat menumpuknya jumlah gas rumah kaca antara lain, uap air, CO2 dan CH4,  yang menjadi perangkap radiasi ini.  Gas – gas ini menyerap dan memantulkan  kembali radiasi gelombang yang di pancarkan. Akibatnya panas tersebut akan tersimpan dipermukaan  bumi.
Gas-gas tersebut berfungsi sebagaimana gas dalam rumah kaca. Dengan semakin meningkatnya konsentrasi gas-gas ini di atmosfer, semakin banyak panas yang terperangkap di bawahnya.Efek rumah kaca ini sangat dibutuhkan oleh segala makhluk hidup yang ada di bumi, karena tanpanya, planet ini akan menjadi sangat dingin. Dengan suhu rata-rata sebesar 15 °C (59 °F), bumi sebenarnya telah lebih panas 33 °C (59 °F) dari suhunya semula, jika tidak ada efek rumah kaca suhu bumi hanya -18 °C sehingga es akan menutupi seluruh permukaan Bumi. Akan tetapi sebaliknya, apabila gas-gas tersebut telah berlebihan di atmosfer, akan mengakibatkan pemanasan global.
C.    Efek Umpan Balik
Anasir penyebab pemanasan global juga dipengaruhi oleh berbagai proses umpan balik yang dihasilkannya. Sebagai contoh adalah pada penguapan air. Pada kasus pemanasan akibat bertambahnya gas-gas rumah kaca seperti CO2, pemanasan pada awalnya akan menyebabkan lebih banyaknya air yang menguap ke atmosfer. Karena uap air sendiri merupakan gas rumah kaca, pemanasan akan terus berlanjut dan menambah jumlah uap air di udara sampai tercapainya suatu kesetimbangan konsentrasi uap air. Efek rumah kaca yang dihasilkannya lebih besar bila dibandingkan oleh akibat gas CO2 sendiri. (Walaupun umpan balik ini meningkatkan kandungan air absolut di udara, kelembapan relatif udara hampir konstan atau bahkan agak menurun karena udara menjadi menghangat).Umpan balik ini hanya berdampak secara perlahan-lahan karena CO2 memiliki usia yang panjang di atmosfer

D.    Dampak Pemanasan global
A.    Peningkatan air laut
Perubahan tinggi muka laut akan sangat memengaruhi kehidupan di daerah pantai. Kenaikan 100 cm (40 inchi) akan menenggelamkan 6 persen daerah Belanda, 17,5 persen daerah Bangladesh dan banyak pulau-pulau. Erosi dari tebing, pantai, dan bukit pasir akan meningkat. Ketika tinggi lautan mencapai muara sungai, banjir akibat air pasang akan meningkat di daratan. Negara-negara kaya akan menghabiskan dana yang sangat besar untuk melindungi daerah pantainya, sedangkan negara-negara miskin mungkin hanya dapat melakukan evakuasi dari daerah pantai.
E.     Dampak pemanasan global pada beberapa sektor
a.       Kehutanan : terjadinya pergantian beberapa spesies flora dan fauna.kenaikan suhu akan menjadi faktor penyeleksi alam, dimana spesies yang mampu beradaptasi akan bertahan dan bahkan mungkin akan berkembang biak dengan pesat. Sedangkan spesies yang tidak mampu beradaptasi akan mengalami kepunahan. Adanya kebakaran hutan yang terjadi merupakan akibat dari peningkatan suhu sekitar hutan sehingga menyebabkan rumput dan ranting mudah terbakar.
b.    Perikanan, peningkatan suhu air laut mengakibatkan terjadinya pemutihan karang, sebagai habitat bagi berbagai jenis  ikan. Suhu air laut yang meningkat juga memicu terjadinya migrasi ikan yang sensitif terhadap perubahan suhu.
c.    Pertanian, pada umumnya semua bentuk sistem pertanian sensitif terhadap perubahan iklim. Perubahan iklim berakibat pada pergeseran musim hujan dan pola curah hujan.
d.   Kesehatan, dampak pemanasan global pada sektor ini akan meningkatkan frekuensi penyakit tropis.
F.      Solusi Pemanasan Global
a.       Tanam Pohon.
Satu pohon berukuran besar dapat menyerap 6 kg CO2 pertahunnya, dalam seluruh masa hidupnya, satu batang pohon dapat menyerap 1 ton CO­2
-          Tanah organik menangkap dan menyimpan CO2  lebih besar dari pertanian konvensial.produksi secara organik dapat mengurangi 26% CO2 yang disumbangkan oleh pertanian.
-          Menggunakan lampu hemat
-          Menggunakan kipas angin










BAB III
KESIMPULAN
-          Pemanasan global adalah suatu istilah yang menunjukan adnya kenaikan rata-rata temperatur bumi, yang kemudian menyebabkan perubahan iklim
-          Penybab terjadinya pemanasan global diantaranya : efek rumah kaca, efek umpan balik, variasi matahari dan model iklim.
-          Solusi mencegah terjadinya pemansan global diantaranya adalah dengan vegetarian, menanam pohon, berpergian yang rah lingkungan, menggunaka kipas angin dan lampu yang hemat energi.


No comments:

Post a Comment