PEMANASAN GLOBAL
Oleh
ARIF VISHODIK
1217021012

JURUSAN BIOLOGI
FAKULTAS
MATEMATIKA DAN ILMU PENGETAHUAN ALAM
UNIVERSITAS
LAMPUNG
2012
BAB I
PENDAHULUAN
1.1 Latar Belakang
Pemanasan global adalah suatu istilah
yang menunjukan adanya kenaikan rata – rata suatu temperatur bumi, yang
kemudian menyebabkan perubahan iklim. Bumi yang lebih hangat dapat menyebabkan
perubahan siklus hujan, naiknya air laut, dan beragam dampak lainnya. Ketika
para ahli berbica mengenai permasalahan perubahan iklim yang menjadi pusat
perhatian adalah pemanasan global yang disebabkan ulah dari manusia..
Mungkin sulit bila dibayangkan bagaimana
manusia dapat menyebabkan perubahan pada iklim dibu,i. Namun, para ahli sepakat
bahwa ulah manusia lah yang memacu beasarnya jumlah gas rumah kaca dilepaskan
keatmosfir dan menyebabkan bumi menjaadi lebih panas. Dahulu, perubahan iklim
berjalan secara alami dengan adanya revolusi industri , manusia mulai mengubah iklim
dan lingkungan. Revolusi industri adalah saat dimana manusia mulai menggunakan
mesin untuk mempermudah hidupnya. Revolusi ini dimulai sekitar 200 tahun yang
lalu dan mengubah gaya hidup manusia. Sebelumnya manusia hanya melepas sedikit
gas ke atmosfer, namun saat ini justru sebaliknya manusia begitu banyak
mengeluarakn gas ke atmosfer.
1.2 Rumusan Masalah
a.
Apa yang dimaksud dengan pemanasan global...??
b.
Apa penyebab pemanasan global..?
c.
Apa dampak dari pemanasan global ...?
d.
Apa saja solusi untuk menanggulangi pemanasan global..???
1.3 Tujuan
-
Untuk mengetahui apa yang dimaksud dengan pemanasan
global
-
Untuk dapat mengetahui apa penyebab pemanasan global
-
Untuk mengetahui damapk – dampk yang terjadi
-
Untuk mengetahui solusi dari pemanasan global
BAB II
PEMBAHASAN
A. Definisi Pemanasan Global
Pemanasan
global adalah suatu istilah yang menunjukan adanya kenaikan rara-rata
temperatur bumi. Demikian halnya dengan pemanasan global, matahari memancarkan
radiasinya kebumi menembus lapisan atmosfir bumi.radiasi tersebut akan
dipantulkan kembali ke angkasa, namun sebagian gelombang tersebut akan diserap
oleh gas rumah kaca, yaitu gelombang CO2, CH4, N2Oyang
berada diatmosfer. Sebagai akibatnya gelombang tersebut terperangkap didalam
atmosfer bumi, peristiwa ini terjadi berulang – ulang, sehingga menyebabkan
suhu rat – rata bumi meningkat. Peristiwa ini lah yang disebut pemanasan
global.
B.
Penyebab
Pemanasan Global
Segala
sumber energiyang terdapat dibumi berasal dari matahari, sebagian besar berasal
dari matahari. Sebagian besar enegi tersebut berbentuk gelombang pendek, termasuk cahaya tampak. Ketika energi
ini sampai di permukaan bumi, ia berubah dari cahaya menjadi panas yang
menghangatkan bumi. Permukaan bumi, akan menerap sebagian panas dan memantulkan
kembali sisanya. Sebagian dari panas ini bersifat radiasi infra merah gelombang
panjang keluar angkasa. Namun sebagian
panas tetap di terperangkap diatmosfer bumi akibat menumpuknya jumlah gas rumah
kaca antara lain, uap air, CO2 dan CH4, yang menjadi perangkap radiasi ini. Gas – gas ini menyerap dan memantulkan kembali radiasi gelombang yang di pancarkan.
Akibatnya panas tersebut akan tersimpan dipermukaan bumi.
Gas-gas
tersebut berfungsi sebagaimana gas dalam rumah kaca.
Dengan semakin meningkatnya konsentrasi gas-gas ini di atmosfer, semakin banyak
panas yang terperangkap di bawahnya.Efek rumah kaca ini sangat dibutuhkan oleh
segala makhluk hidup yang ada di bumi, karena tanpanya, planet ini akan menjadi
sangat dingin. Dengan suhu rata-rata sebesar 15 °C (59 °F), bumi
sebenarnya telah lebih panas 33 °C (59 °F) dari suhunya semula, jika
tidak ada efek rumah kaca suhu bumi hanya -18 °C sehingga es akan menutupi
seluruh permukaan Bumi. Akan tetapi sebaliknya, apabila gas-gas tersebut telah
berlebihan di atmosfer, akan mengakibatkan pemanasan global.
C.
Efek Umpan
Balik
Anasir
penyebab pemanasan global juga dipengaruhi oleh berbagai proses umpan balik
yang dihasilkannya. Sebagai contoh adalah pada penguapan air. Pada kasus
pemanasan akibat bertambahnya gas-gas rumah kaca seperti CO2,
pemanasan pada awalnya akan menyebabkan lebih banyaknya air yang menguap ke
atmosfer. Karena uap air sendiri merupakan gas rumah kaca, pemanasan akan terus
berlanjut dan menambah jumlah uap air di udara sampai tercapainya suatu
kesetimbangan konsentrasi uap air. Efek rumah kaca yang dihasilkannya lebih
besar bila dibandingkan oleh akibat gas CO2 sendiri. (Walaupun umpan
balik ini meningkatkan kandungan air absolut di udara, kelembapan relatif udara
hampir konstan atau bahkan agak menurun karena udara menjadi menghangat).Umpan
balik ini hanya berdampak secara perlahan-lahan karena CO2 memiliki
usia yang panjang di atmosfer
D.
Dampak Pemanasan global
A. Peningkatan
air laut
Perubahan
tinggi muka laut akan sangat memengaruhi kehidupan di daerah pantai. Kenaikan
100 cm (40 inchi) akan menenggelamkan 6 persen daerah Belanda, 17,5 persen
daerah Bangladesh dan banyak pulau-pulau. Erosi dari tebing, pantai, dan bukit
pasir akan meningkat. Ketika tinggi lautan mencapai muara sungai, banjir akibat
air pasang akan meningkat di daratan. Negara-negara kaya akan menghabiskan dana
yang sangat besar untuk melindungi daerah pantainya, sedangkan negara-negara
miskin mungkin hanya dapat melakukan evakuasi dari daerah pantai.
E.
Dampak
pemanasan global pada beberapa sektor
a. Kehutanan
: terjadinya pergantian beberapa spesies flora dan fauna.kenaikan suhu akan
menjadi faktor penyeleksi alam, dimana spesies yang mampu beradaptasi akan
bertahan dan bahkan mungkin akan berkembang biak dengan pesat. Sedangkan
spesies yang tidak mampu beradaptasi akan mengalami kepunahan. Adanya kebakaran
hutan yang terjadi merupakan akibat dari peningkatan suhu sekitar hutan
sehingga menyebabkan rumput dan ranting mudah terbakar.
b. Perikanan,
peningkatan suhu air laut mengakibatkan terjadinya pemutihan karang, sebagai
habitat bagi berbagai jenis ikan. Suhu
air laut yang meningkat juga memicu terjadinya migrasi ikan yang sensitif
terhadap perubahan suhu.
c. Pertanian,
pada umumnya semua bentuk sistem pertanian sensitif terhadap perubahan iklim.
Perubahan iklim berakibat pada pergeseran musim hujan dan pola curah hujan.
d. Kesehatan,
dampak pemanasan global pada sektor ini akan meningkatkan frekuensi penyakit
tropis.
F. Solusi Pemanasan Global
a. Tanam
Pohon.
Satu pohon berukuran
besar dapat menyerap 6 kg CO2 pertahunnya, dalam seluruh masa
hidupnya, satu batang pohon dapat menyerap 1 ton CO2
-
Tanah organik menangkap dan menyimpan CO2
lebih besar dari pertanian
konvensial.produksi secara organik dapat mengurangi 26% CO2 yang
disumbangkan oleh pertanian.
-
Menggunakan lampu hemat
-
Menggunakan kipas angin
BAB III
KESIMPULAN
KESIMPULAN
-
Pemanasan global adalah suatu istilah
yang menunjukan adnya kenaikan rata-rata temperatur bumi, yang kemudian
menyebabkan perubahan iklim
-
Penybab terjadinya pemanasan global
diantaranya : efek rumah kaca, efek umpan balik, variasi matahari dan model
iklim.
-
Solusi mencegah terjadinya pemansan
global diantaranya adalah dengan vegetarian, menanam pohon, berpergian yang rah
lingkungan, menggunaka kipas angin dan lampu yang hemat energi.
No comments:
Post a Comment